Pengertian Pertumbuhan Ekonomi – Teori, Faktor, Cara Menghitung

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu ilmu yang perlu untuk dimengerti. Sekalipun kita sebagai warna negara biasa yang tidak memiliki kepentingan khusus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomis negara.

Dengan mengetahui pengertian pertumbuhan ekonomi, teori, lengkap dengan faktor-faktor yang mempengaruhi, hingga cara menghitung dan rumus, maka bisa dikatakan sebagai salah satu wujud cinta tanah air dalam bentuk mengisi perjuangan bangsa Indonesia.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi

Yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi yaitu suatu ukuran peningkatan yang diraih oleh suatu negara dalam hal memperoleh pendapatan nasional yang diukur dalam jangka periode tertentu.

Suatu negara dikatakan mengalami peningkatan dalam pertumbuhan ekonomi, apabila mencukupi 3 syarat komponen, yaitu;

  1. Persediaan barang (kebutuhan penduduk ) meningkat
  2. Teknologi mengalami kemajuan
  3. Penggunaan teknologi secara luas dan efisien

 

Teori Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi menarik untuk dipelajari. Salah satu alasannya adalah karena ilmu ini sangat penting yang berkaitan dengan keadaan suatu bangsa.

Berangkat dari kesadaran akan pentingnya pertumbuhan ekonomi tersebut, maka muncullah teori yang secara khusus mendalami ilmu pertumbuhan ekonomi ini, seperti;

1. Teori pertumbuhan ekonomi aliran merkantilisme

Penentu pertumbuhan ekonomi menurut teori merkantilisme yaitu berdasarkan pada jumlah peningkatan perdagangan internasional, penambahan pemasaran hasil industri dan surplus neraca perdagangan.

2. Teori pertumbuhan ekonomi aliran klasik

  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran klasik menurut David Ricardo

Pertumbuhan ekonomi suatu negara ditentukan oleh pertumbuhan penduduk. Apabila pertumbuhan penduduk bertambah, maka dapat menambah serta mencukupi kebutuhan akan tenaga kerja. Selain itu, meningkatnya jumlah penduduk juga dapat berdampak pada kebutuhan akan tanah atau alam.

  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran klasik menurut Adam Smith

Adam Smith memaparkan teori pertumbuhan ekonomi melalui 4 faktor, yaitu;

  • Faktor jumlah penduduk
  • Faktor jumlah stok barang-barang modal
  • Faktor luas tanah dan kekayaan alam
  • Faktor tingkat teknologi yang digunakan

3. Teori pertumbuhan ekonomi aliran neo klasik

  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran neo klasik menurut Schumpeter

Menurut Schumpeter, kesuksesan pertumbuhan ekonomi sangat dipengaruhi oleh peranan wirausahawan. Bahkan teori ini beranggapan bahwa wirausahawan lah yang akan selalu membuat pembaruan atau inovasi dalam bidang ekonomi.

  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran neo klasik menurut Harrod-Domar

Negara dikatakan berhasil dalam mencapai pertumbuhan ekonomi jika meliputi beberapa hal, seperti;

  • Pencapaian tingkat full employment pada tahap awal perekonomian
  • Cakupan perekonomian sangat luas, tidak hanya sektor perusahaan (produsen), tetapi juga sektor rumah tangga (konsumen)
  • Tabungan memiliki fungsi yang penting dari mulai titik nol hingga besarnya tabungan proporsional dengan pendapatan.
  • Memiliki hasrat untuk menabung batas sangat tinggi, terutama menabung dengan jumlah besaran yang tetap.
  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran neo klasik Sollow-Swan

Pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan melalui 4 anggapan dasar, yaitu;

  • Pertumbuhan penduduk atau tenaga kerja melaju dengan kecepatan tertentu
  • Fungsi produksi Q = f (K/Kapital, L/Labour), berlaku bagi setiap periode
  • Masyarakat memiliki kecenderungan untuk menabung
  • Tujuan masyarakat menabung adalah untuk diinvestasikan

4. Teori pertumbuhan ekonomi aliran historis

  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran historis menurut Friederich List

Perkembangan ekonomi ditinjau dari teknik berproduksi sebagai sumber penghidupan. Teknik berproduksi ini mencakup antara lain;

  • Masa berburu atau mengembara
  • Masa beternak atau bertani
  • Masa bertani dan kerajinan
  • Masa kerajinan industry dan perdagangan
  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran historis menurut Bruno Hildebrand

Perkembangan ekonomi dilihat dari cara tukar menukar yang dilakukan oleh masyarakat. Adapun jenis pertukaran tersebut, mencakup antara lain;

  • Masa pertukaran dengan natura (barter)
  • Masa pertukaran dengan uang
  • Masa pertukaran dengan kredit/giral
  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran historis menurut Karl Bucher

Perkembangan ekonomi menurut Karl Bucher ditinjau dari jarak antara produsen dengan konsumen, yang mencakup sebagai berikut;

  • Rumah tangga tertutup
  • Rumah tangga kota
  • Rumah tangga bangsa
  • Rumah tangga dunia
  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran historis menurut Werner Sombart

Perkembangan ekonomi menurut Werner Sombart ditinjau dari susunan organisasi dan ideologi masyarakat melalui tahapan-tahapan sebagai berikut;

  • Zaman perekonomian tertutup
  • Zaman perekonomian kerajinan dan pertukangan
  • Zaman perekonomian kapitalis yang meliputi kapitalis purba, madya, raya dan akhir.
  • Teori pertumbuhan ekonomi aliran historis menurut Walt Whitman Rostow

Menurut Walt Whitman Rostow, pertumbuhan ekonomi dibagi menjadi 5 tahap, yaitu;

  • Masyarakat tradisional
  • Prasyarat lepas landas
  • Lepas landas
  • Gerakan kea rah kedewasaan
  • Tahap konsumsi tinggi

 

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Suatu negara dapat mengalami pertumbuhan ekonomi dan ada pula suatu negara yang tidak mengalami pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi satu negara dengan negara lainnya tidaklah sama. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu;

1. Barang-barang modal

Barang-barang modal yaitu segala jenis barang yang digunakan sebagai bahan untuk memproduksi, baik produksi barang maupun jasa. Contohnya adalah peralatan dan mesin pabrik, peralatan pertukangan, dan lain sebagainya.

2. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

Tidak bisa tidak, ilmu pengetahuan semakin hari semakin berkembang sangat pesat, khususnya ilmu pengetahuan di bidang teknologi. Teknologi sangat berperan penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara, karena teknologi sangat dibutuhkan dalam memberikan kemajuan, terutama dalam bidang ekonomi.

Contoh, tenaga manusia yang digantikan dengan mesin yang canggih dan modern dapat berdampak positif pada hasil produksi. Selain itu, dengan teknologi, pekerjaan dapat selesai lebih cepat dan lebih efisien.

3. Tenaga kerja

Tenaga kerja merupakan faktor produksi yang dominan, khususnya di negara yang sedang berkembang, seperti Indonesia. Jumlah penduduk yang banyak dapat memenuhi kebutuhan jumlah tenaga kerja yang banyak.

Jika tenaga kerja telah mencukupi (banyak), maka penambahan jumlah produksi akan menjadi lancar. Sementara itu, jika jumlah produksi lancar, maka dapat berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

4. Budaya

Budaya juga masuk dalam salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Suatu negara yang memiliki budaya kerja keras, sikap jujur, sopan dan sifat positif lainnya dapat mendorong proses pembangunan yang berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi.

5. Sumber daya alam

Sumber daya alam sangat penting dalam mewujudkan lonjakan pertumbuhan ekonomi. Karena dari alam tersebut lah, maka bisa dijadikan sebagai bahan produksi yang bernilai jual untuk mencapai kemakmuran penduduk suatu negara. Selain itu, sumber daya alam juga dapat mempermudah jalan suatu negara dalam membangun perekonomian melalui usaha.

Adapun yang dimaksud dengan sumber daya alam adalah mencakup segala sesuatu yang disediakan oleh alam, seperti iklim, kesuburan tanah, kekayaan air dan mineral, hasil tambang, hasil laut, hasil hutan, dan lain sebagainya.

6. Manajemen

Manajemen atau disebut juga dengan sistem pengelolaan memiliki peranan yang penting sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Jika suatu negara telah memenuhi faktor point satu hingga 4, namun dalam hal manajemen kurang baik, maka untuk mewujudkan nilai pertumbuhan ekonomi akan menjadi sulit. Sebaliknya, dengan manajemen yang baik, maka perekonomian suatu negara dapat berkembang dengan pesat.

7. Kewirausahaan (entrepreneurship)

Wirausahawan atau orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu usaha dalam tujuan meraih keuntungan telah terbukti dari masa ke masa bahwa orang tersebut memiliki peranan yang penting dalam memajukan perekonomian suatu bangsa.

Terlebih jika wirausahawan tersebut berani melakukan investasi, maka memberi dampak yang sangat positif baik terhadap usahanya maupun negaranya, seperti;

  • Dapat memperluas kesempatan kerja
  • Memberi peluang kerja kepada orang lain
  • Meningkatkan output nasional
  • Meningkatkan penerimaan negara dengan membayar pajak

8. Informasi

Informasi menjadi salah satu faktor penentu pertumbuhan ekonomi yang sangat penting. Melalui informasi tersebut lah, maka para pelaku ekonomi dapat mengambil keputusan yang cepat dan akurat.

 

Cara Menghitung & Rumus Pertumbuhan Ekonomi

Untuk bisa menghitung laju pertumbuhan ekonomi, dalam praktiknya menggunakan tolak ukur sebagai berikut;

  1. Gross National Product (GNP)

GNP digunakan untuk mengukur jumlah output produksi perekonomian nasional milik tiap-tiap warga negara, baik warga negara yang tengah berada di dalam maupun luar negeri.

  1. Gross Domestic Product (GDP) atau Product Domestic Bruto

Sementara GDP digunakan untuk mengukur jumlah output produksi di dalam negeri saja, sekalipun produksi tersebut dihasilkan oleh warga negara asing (WNA).

Pertumbuhan ekonomi dinyatakan dalam persen per tahun. Sementara itu, cara menghitung pertubuhan ekonomi menggunakan rumus hitung sebagai berikut;

Pertumbuhan ekonomi di tahun tRumus Pertumbuhan Ekonomi

Keterangan:

Tahun t = menunjukkan tahun yang dihitung jumlah pertumbuhan ekonominya

GDP t = pertumbuhan

GDP t-1 = GDP sebelum berubah

Begitu pentingnya setip warga negara mengerti ilmu tentang pertumbuhan ekonomi, karena bagaimanapun negara dapat dikatakan maju jika seluruh warganya berkecukupan dan mampu menggunakan teknologi dengan baik.

 

Sumber:

loading...

Leave a Reply