PKn

Pengertian Pelanggaran HAM – Contoh Kasus, Penyebab, Jenis, Upaya

Sudahkah Anda mengetahui secara jelas mengenai HAM dan pemahaman yang terjadi pada pelanggaran HAM? Pada pembahasan kali ini kami akan mengulas tentang suatu pengertian HAM dan pelanggaran HAM yang sering terjadi di kehidupan ini.

HAM merupakan sebuah istilah yang berasal dari singkatan Hak Asasi Manusia. Hak Asasi Manusia ini dapat diartikan sebagai suatu hak-hak yang sudah sepatutnya dimiliki oleh setiap manusia yang berada dalam suatu negara. HAM berlaku untuk setiap warga negara yang hidup di seluruh wilayah negara.

Berikut ini ada beberapa Hak Asasi Manusia yang berlaku dalam setiap negara, antara lain:

  • Hak untuk hidup
  • Hak mendapatkan keadilan
  • Hal memperoleh kesejahteraan
  • Hak mendapatkan keamanan dan kenyamanan
  • Hak atas wanita
  • Hak anak
  • Hak untuk mengembangkan diri
  • Hak kebebasan pribadi
  • Hak untuk berkeluarga dan memiliki keturunan

Jadi itulah beberapa Hak Asasi Manusia yang sudah seharusnya didapatkan oleh setiap warga masyarakat di suatu negara. Namun, sadarkah Anda bahwa masih sering kita dapati banyak kasus pelanggaran HAM yang dilakukan oleh seorang warga negara.

Berikut ini mari kita simak ulasan mengenai pelanggaran Ham secara khusus.

Pengertian Pelanggaran HAM

Pada dasarnya, pelanggaran HAM merupakan suatu pelanggaran yang masuk jenis tindak kriminal yang merugikan pihak lain.

Secara umum, pelanggaran HAM dapat didefinisikan sebagai suatu tindakan seseorang atau suatu kelompok yang dengan sengaja atau tidak sengaja melalaikan suatu hukum, membatasi, mengurangi, dan menghalangi suatu HAM seseorang atau suatu kelompok.

Pada dasarnya, suatu pelanggaran HAM ini terjadi dengan melalui dua cara, yaitu:

  1. Secara aktif, merupakan suatu cara tindak pelanggaran HAM dengan melakukan tindakan secara langsung. Pelanggaran ini akan menimbulkan suatu pelanggaran pada hak asasi yang dimiliki oleh seseorang.
  2. Kelalaian negara, merupakan salah satu cara tindak pelanggaran HAM yang terjadi akibat kelalaian dari suatu negara. Setiap negara telah menjamin akan melindungi setiap hak asasi yang dimiliki oleh setiap warga negaranya. Namun, akibat kelalaian yang tidak sengaja mereka lakukan, akhirnya terjadilah suatu pelanggaran HAM secara tidak sengaja.

Perlu Anda ketahui bahwa pada umumnya suatu tindak kejahatan, kriminal, ataupun suatu pelanggaran pasti didasari oleh sebuah faktor. Hal itu pun berlaku pada suatu pelanggaran HAM.

Sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya suatu pelanggaran HAM. Maka dari itu simaklah faktor penyebab terjadinya suatu pelanggaran HAM di bawah ini!

 

Faktor Penyebab Pelanggaran HAM

Secara umum, faktor penyebab terjadinya suatu pelanggaran HAM terbagi menjadi 2, yaitu sebagai berikut:

  1. Faktor Internal
  • Keadaan psikologis para pelaku pelanggaran

Pelaku kasus pelanggaran sedang mengalami keadaan gangguan jiwa saat melakukan pelanggaran HAM.

  • Sifat egois

Pelaku pelanggaran hanya memikirkan perasaannya sendiri tanpa peduli dengan perasaan orang lain dan dengan sengaja melanggar HAM.

  • Sifat individualis

Kurangnya pelaku dalam hal bersosialisasi akan membuatnya mudah melakukan suatu pelanggaran HAM.

  • Dendam

Adanya suatu rasa dendam yang dimiliki pelaku kepada orang lain yang mengakibatkan tindak pelanggaran HAM.

  • Diskriminasi

Pelaku sering mendapatkan perilaku tidak pantas dan merasa didiskriminasi oleh orang terdekat atau keluarganya sendiri akan membuat tindak  pelanggaran HAM terjadi.

  • Tidak adanya rasa toleransi

Tidak memandang bulu akan sebuah masalah, baik itu besar atau kecil, sering kali pelaku tidak peduli dengan toleransi.

  • Tidak adanya rasa empati dan kemanusiaan

Pelaku akan sesuka hati melakukan pelanggaran HAM tanpa adanya rasa kemanusiaan di dalam dirinya.

  • Tindak kesadaran pelaku terhadap pelanggaran HAM

Setiap pelaku pelanggaran HAM tidak mengerti tentang suatu HAM dan aturan yang ditetapkan.

  • Adanya suatu pandangan yang bersifat individualistik

Pelaku dari pelanggaran HAM akan merasa dirinya bebas berekspresi dan melakukan semua hal sesuai dengan kehendaknya tanpa memikirkan perasaan orang lain. Mereka hanya fokus dengan kepentingan diri sendiri dan kepuasan tersendiri.

  1. Faktor Eksternal
  • Perangkat hukum tidak tegas

Kurang adanya suatu sikap dan sanksi tegas dari perangkat hukum akan membuat pelaku tidak jera melakukan pelanggaran HAM.

  • Lemahnya fungsi dari lembaga hukum

Ketidaktegasan pihak lembaga hukum atas tindak kriminal atau pelanggaran suatu hukum akan membuat pelaku tidak takut melakukan kesalahan dan pelanggaran HAM lagi.

  • Teknologi

Penyalahgunaan teknologi informasi oleh pelanggar HAM.

  • Struktur sosial dan politik

Struktur sosial dan politik yang tidak sesuai dengan harapan pelaku, akan menjadi alasan pelaku melakukan tindak kriminal dan pelanggaran HAM.

  • Adanya pihak yang membantu aksi pelanggaran HAM

Adanya seseorang yang membantu pelaku dalam melancarkan tindak pelanggaran HAM tersebut.

  • Kesenjangan ekonomi dan sosial

Kesenjangan ekonomi sosial sering kali memberikan dampak yang negatif kepada pelaku dan lebih menekan untuk melakukan suatu tindakan pelanggaran HAM.

 

Jadi demikianlah 2 faktor umum yang menjadi penyebab utama terjadinya suatu pelanggaran HAM. Setelah mengetahui faktor-faktornya, maka Anda pun wajib mengetahui beberapa jenis pelanggaran HAM berikut ini!

 

Jenis Pelanggaran HAM

Kasus pelanggaran HAM pada dasarnya dibagi menjadi 2 jenis, yaitu pelanggaran HAM ringan dan berat. Berikut ialah penjelasan mengenai jenis kasus pelanggaran HAM:

  1. Kasus pelanggaran HAM berat
  • Kasus kriminal pembunuhan yang dilakukan secara sewenang-wenang dan tidak mengikuti prosedur dari keputusan peradilan dan hukum yang berlaku secara umum.
  • Melakukan sistem perbudakan dan diskriminasi secara terang-terangan
  • Melakukan tindak penyiksaan dalam jangka waktu panjang
  • Melakukan tindak pembunuhan secara massal
  • Menghilangkan nyawa seseorang secara kasar dan paksa
  1. Kasus pelanggaran HAM ringan
  • Melakukan penyiksaan ringan atau penganiayaan
  • Melakukan segala macam tindak pemukulan
  • Menghalangi ide dari seseorang untuk mengungkapkan suatu aspirasi
  • Melakukan tidak tercela dengan mencemarkan nama baik seseorang

Itulah dua jenis pelanggaran HAM yang sering kali dilakukan oleh para pelanggarnya.

Dari penjelasan di atas, sebenarnya pelanggaran HAM itu terbagi menjadi 2 yaitu pelanggaran HAM berat dan pelanggaran HAM ringan. Pada kesempatan ini pula, akan dijelaskan tentang perbedaan pelanggaran HAM berat dan ringan.

  1. Pelanggaran HAM berat merupakan sebuah pelanggaran yang mempunyai sifat mengancam dan menghilangkan nyawa seseorang, baik disengaja maupun tidak disengaja. Pelanggaran HAM sendiri terbagi menjadi dua, yaitu pelanggaran HAM  Genosida dan pelanggaran HAM terhadap manusia.
  • Pelanggaran HAM genosida merupakan pelanggaran yang paling berbahaya yang pernah ada. Pelanggaran ini bersifat menghilangkan dan menghancurkan suatu kelompok, golongan, dan ras tertentu. Cara pelanggaran ini dapat dilakukan dengan cara dibantai, dibunuh, dan siksa. Salah satu contoh pelanggaran HAM genosida yang pernah terjadi ialah penganiayaan yang dilakukan Pasukan Zebra terhadap rakyat Bonsia dan peperangan di Gaza yang menewaskan banyak korban.
  • Pelanggaran HAM terhadap manusia merupakan sebuah pelanggaran yang dilakukan oleh manusia pada masyarakat sipil yang tertindas. Pelanggaran yang masuk dalam kategori pelanggaran HAM adalah pemerkosaan, perbudakan, penyiksaan, perampasan HAM, pelacuran, dan pemaksaan untuk keluar dari suatu wilayah tertentu.
  1. Pelanggaran HAM ringan merupakan sebuah pelanggaran yang tidak memiliki sifat mengancam dan menghilangkan nyawa seseorang, namun pelanggaran ini lebih menjurus ke pelanggaran kejahatan materi dan fisik. Pelanggaran ringan ini sering kali terjadi di lingkungan kita. Berikut ini ada beberapa contoh pelanggaran HAM ringan yang sering terjadi di lingkungan sekitar kita, antara lain:
  • Perampokan dan pencopetan
  • Pencemaran nama baik
  • Berantem dengan teman sendiri (melakukan aksi tonjok atau pukulan akibat suatu masalah ringan)

Jadi itulah penjelasan secara ringkas tentang berbedaan antara pelanggaran HAM berat dan pelanggaran HAM ringan. Baik berat maupun ringan, dan apapun itu jenis dan bentuk pelanggaran HAM pasti ada sanksi hukum yang tegas untuk tindakan tersebut.

 

Tahukah Anda, bahwa di dunia ini banyak negara-negara yang memiliki kasus pelanggaran HAM yang sangat tinggi. Yang lebih mengejutkan lagi bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang termasuk negara yang memiliki pelanggaran HAM dalam jumlah tinggi.

Berikut ini ada beberapa kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Indonesia, antara lain:

 

Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia

  1. Kasus pelanggaran di Tanjung Priok

Pada tahun 1984 pernah terjadi suatu penembakan dan beberapa bentuk kekerasan massal yang pernah dilakukan oleh aparat dan warga sekitar. Hal tersebut menimbulkan banyaknya korban jiwa yang mengalami cedera parah.

Penyebab peperangan antar aparat dan warga ini disebabkan karena adanya suatu SARA dan unsur politis.

  1. Kasus Dayak dan Madura

Pada sekitar tahun 2000, kedua suka yaitu Dayak dan Madura ini mengalami suatu bentrok dan pertikaian akibat kepentingan etnis. Dari permasalahan pelanggaran HAM ini akhirnya banyak korban jiwa dari kedua belah pihak suku.

  1. Kasus TKI Malaysia

Masih dalam tahun 2000, ada suatu bentuk pelanggaran yang terjadi di Malaysia yaitu beberapa warga Indonesia yang mendapatkan suatu penganiayaan saat masa kerjanya di negara tersebut. Para TKW mendapatkan tindak kekerasan fisik dan seksual dari majikannya.

  1. Kasus di Poso

Pada sekitar tahun 1998 hingga tahun 2000, pernah terjadi perselisihan antar warga di Poso yang menyebabkan banyak korban jiwa tewas akibat bentrokan yang terjadi. Penyebab dari kasus ini ialah masalah kepemilikan sebuah agama.

  1. Kasus Munir

Kasus dari pembunuhan Munir ini sempat hebohkan warga negara Indonesia. Sebelum terjadinya suatu tindak pembunuhan itu terjadi, ada suatu tindak pelanggaran HAM di sini yaitu penculikan dan penyekapan Munir yang menjadi korban tewas dalam kasus tersebut.

 

Banyak sekali kasus pelanggaran HAM berat yang pernah terjadi di Indonesia. Untuk dapat menghindari semua hal buruk itu terulang kembali, perlu adanya suatu upaya penyelesaian kasus pelanggaran HAM.

Lalu upaya yang seperti apakah yang dibutuhkan untuk penyelesaian masalah ini?’

 

Upaya Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM

  1. Perundingan

Dalam skala internasional, perundingan merupakan salah satu cara ampuh untuk menyelesaikan kasus pelanggaran hukum.

  1. Negosiasi

Negosiasi merupakan salah satu upaya untuk menyelesaikan suatu kasus pelanggaran yang terjadi dengan pihak yang bermasalah. Dalam upaya penyelesaian kasus pelanggaran HAM ini pun digunakan sengketa internasional secara umum dengan skala internasional.

  1. Mediasi

Apabila jalan perundingan dan negosiasi sudah dilakukan, maka berikutnya ialah tindak mediasi. Tindak mediasi merupakan suatu tindakan penyelesaian masalah pelanggaran HAM dengan membutuhkan peran orang ketiga sebagai penengah.

 

Jadi demikianlah pembahasan mengenai HAM dan pelanggaran HAM secara umum. Banyak sekali kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia, namun dengan melakukan upaya-upaya di atas maka pelanggaran tersebut akan dapat diminimalisir.

Untuk mengetahui lebih banyak beberapa kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Indonesia, Anda dapat membaca artikel https://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Pelanggaran_HAM.

Sumber:

loading...

Leave a Reply