Pengertian Laporan Keuangan – Jenis, Tujuan, Manfaat

Laporan keuangan merupakan salah satu hal yang penting untuk dikerjakan pada sebuah lembaga atau perusahaan. Memiliki laporan keuangan yang baik akan menggambarkan proses kinerja perusahaan yang jelas. Membuat laporan keuangan tidak semudah yang dibayangkan jika Anda belum terbiasa untuk melakukannya.

Pada artikel kali ini, Anda akan dijelaskan tentang berbagai hal mengenai laporan keuangan. Berbagai fungsi dan manfaat laporan keuangan akan dijelaskan secara lengkap dalam artikel ini. Mari mulai dari pengertian laporan keuangan menurut para ahli.

Pengertian Laporan Keuangan Menurut  Para Ahli

Berbicara tentang laporan keuangan secara tidak langsung pasti akan membahas tentang neraca, laporan laba dan rugi, dan lain-lain.

Nyatanya, memang semua hal tersebut nantinya akan tercantum dalam sebuah laporan keuangan. Seseorang yang pernah belajar ilmu akuntansi pasti akan lebih paham tentang laporan keuangan.

Terdapat berbagai macam pengertian laporan keuangan menurut para ahli. Berikut beberapa diantaranya.

  1. Sofyan S. Harahap

Sofyan S. Harahap merupakan penulis dari buku Analisa Kritis Atas Laporan Keuangan yang diterbitkan pada tahun 2006.

Dalam bukunya tersebut, Sofyan mengemukakan bahwa laporan keuangan merupakan salah satu jenis laporan yang menggambarkan tentang kondisi keuangan dari suatu usaha, baik itu suatu perusahaan maupun suatu usaha perseorangan.

  1. Mamduh M. Hanafi dan Abdul Halim

Pendapat kedua tentang laporan keuangan datang dari penulis buku Analisis Laporan Keuangan yang diterbitkan pada tahun 2006.

Dalam bukunya tersebut dijelaskan bahwa sebuah laporan keuangan akan memberikan informasi tentang perusahaan dan digabungkan dengan informasi lainnya. Informasi tersebut berkaitan tentang kondisi ekonomi dan risiko perusahaan.

  1. John N.Myer

Laporan keuangan adalah laporan yang berisi tentang posisi keuangan maupun laporan tentang pendapatan laba dan rugi.

 

Berdasarkan beberapa pendapat yang telah dipaparkan oleh para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan merupakan jenis laporan yang menginformasikan tentang kondisi keuangan perusahaan, dan dilampiri dengan berbagai daftar seperti daftar laba rugi, neraca, dan lainnya.

 

Jenis Laporan Keuangan

Laporan keuangan seperti yang telah dijelaskan di atas dibuat oleh perusahaan atau pun lembaga.

Dengan membuat laporan keuangan, maka kondisi keuangan dalam perusahaan tersebut akan lebih jelas. Pemilik perusahaan akan tahu perkembangan atau pun kerugian yang telah dicapai oleh perusahaannya.

Terdapat beberapa jenis laporan keuangan. Berikut beberapa jenis laporan keuangan yang dapat Anda pelajari.

  1. Laporan laba rugi

Jenis laporan keuangan yang pertama adalah laporan laba rugi. Seperti namanya, laporan laba rugi akan menginformasikan tentang laba dan rugi yang didapat oleh perusahaan tersebut. Mengapa harus membuat laporan laba rugi?

Laporan laba rugi sangat penting untuk dibuat karena laporan ini menyajikan tentang laba bersih dan rugi bersih yang didapatkan oleh perusahaan tersebut. Dengan mengetahui tentang informasi tersebut, maka perusahaan tersebut mendapatkan prediksi tentang kondisi dari perusahaan.

Kondisi perusahaan yang terus dipantau akan menjadi koreksi tersendiri bagi pemilik perusahaan untuk terus meningkatkan perusahaannya. Terdapat beberapa hal yang tercantum dalam laporan laba rugi. Beberapa hal tersebut adalah beban pajak, beban pinjaman, laba rugi usaha, hak minoritas, serta laba rugi bersih periode yang berjalan.

  1. Laporan Neraca

Seperti yang telah dijelaskan dalam pengertian laporan keuangan, laporan neraca merupakan salah satu hal yang harus dilampirkan dalam membuat laporan keuangan. Laporan neraca berisi tentang jumlah aktiva yang menyatakan tentang modal perusahaan. Modal perusahaan tersebut dapat berupa utang maupun harta dan aset.

Dalam pembuatan neraca keuangan, terdapat tiga unsur yang sangat penting untuk diperhatikan. Unsur-unsur tersebut adalah aset, ekuilitas dan liabilitas.

  1. Laporan Perubahan Modal

Jenis ketiga dari laporan keuangan adalah laporan perubahan modal. Setiap perusahaan pasti memiliki modal yang berubah-ubah. Itulah mengapa laporan perubahan modal sangat penting untuk dibuat. Jika Anda ingin membuat laporan tentang perubahan modal, Anda harus tahu jumlah modal pada awal tahun.

Selanjutnya, Anda juga harus menghitung jumlah laba dan rugi yang didapatkan. Jika terdapat pengambilan modal secara pribadi, hal tersebut tentu saja harus diperhitungkan dengan baik. Jadi, pastikan Anda telah menyusun tentang laporan laba dan rugi sebelum membuat laporan perubahan modal. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah dalam menyusun laporan perubahan modal.

  1. Laporan Arus Kas

Jika Anda pernah mendengar tentang cash flows, hal itu sama saja artinya dengan laporan arus kas. Laporan arus kas termasuk dalam jenis laporan keuangan dalam perusahaan. Laporan ini menunjukkan arus kas yang masuk dan keluar. Dengan adanya cash flows, ketepatan arus kas yang akan datang bisa diperkirakan.

Itulah beberapa jenis dari laporan keuangan yang biasanya dibuat oleh perusahaan. Sebenarnya, masing-masing jenis laporan keuangan tersebut memiliki kaitan satu sama lain.

 

Tujuan Laporan Keuangan

Laporan keuangan tentu saja sangat penting untuk dibuat. Laporan keuangan yang telah dibuat nantinya bisa digunakan untuk menggambarkan kondisi keuangan nyata dalam sebuah perusahaan. Tindakan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas perusahaan pun dapat dilakukan dengan segera.

Berikut beberapa tujuan dari pembuatan laporan keuangan:

  1. Tujuan pertama dari pembuatan laporan keuangan tentu saja untuk memberikan informasi tentang jumlah harta yang dimiliki perusahaan secara real pada saat ini. Jadi, perusahaan dapat mengetahui apakah harta yang dimilikinya berlebih atau justru defisit.
  2. Memberikan informasi tentang laba yang didapatkan oleh perusahaan atau pun kerugian yang harus ditanggung oleh perusahaan.
  3. Laporan keuangan juga bertujuan untuk memperbaiki manajemen dari perusahaan.
  4. Memberikan informasi tentang piutang perusahaan dan perubahan-perubahan modal yang dimiliki oleh perusahaan.
  5. Memberikan informasi secara lengkap tentang kondisi keuangan dari perusahaan
  6. Mengetahui perubahaan posisi keuangan dalam perusahaan sehingga dapat digunakan untuk mempertimbangkan keputusan

Jika memperhatikan tentang beberapa tujuan di atas, dapat disimpulkan bahwa tujuan dari laporan keuangan adalah memberikan informasi secara lengkap tentang posisi keuangan dari perusahaan tertentu.

 

Manfaat Laporan Keuangan

Membuat laporan keuangan tentu saja memiliki banyak manfaat. Tidak hanya bermanfaat untuk pemilik perusahaan saja, namun laporan keuangan juga bermanfaat untuk para investor dan karyawan. Simak beberapa manfaat dari pembuatan laporan keuangan berikut ini.

  1. Bagi Karyawan

Laporan keuangan bermanfaat untuk karyawan untuk  menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan jasa untuk karyawannya. Contohnya saja tentang tunjangan pensiun atau pun bonus akhir tahun.

  1. Bagi Investor

Investor merupakan salah satu hal yang tidak terpisahkan dari aktivitas perusahaan. Menanamkan modal kepada perusahaan tentu saja memiliki resiko apabila perusahaan tersebut bangkrut atau rugi.

Dengan melihat laporan keuangan dari perusahaan tersebut, maka investor akan lebih tertarik karena dapat melihat kemampuan perusahaan secara langsung dalam laporan keuangan tersebut.

  1. Bagi Pemerintah

Pemerintah juga merupakan salah satu pihak yang dapat menikmati kemudahan karena adanya laporan keuangan dari perusahaan. Dengan melihat laporan keuangan, pemerintah dapat menyusun tentang kebijakan pajak untuk meningkatkan ketahanan nasional.

 

Sekian pembahasan tentang laporan keuangan mulai dari pengertian laporan keuangan hingga jenis-jenis dan manfaatnya bagi berbagai pihak.

Bagi teman-teman yang ingin mempelajari cara menyusun laporan keuangan bisa membaca artikel https://id.wikihow.com/Menyusun-Laporan-Keuangan. Semoga bermanfaat!

Sumber:

loading...

Leave a Reply