Pengertian Hubungan Internasional – Manfaat, Asas, Sarana, Contoh

Dalam sebuah definisi umum, pengertian hubungan international merupakan sebuah hubungan yang terjalin antarnegara ataupun antar individu dalam sebuah bidang tertentu.

Setiap negara pasti memiliki suatu hubungan internasional dengan negara-negara lainnya. Hal yang mendasari sebuah terjalinnya suatu hubungan internasional ialah bahwa setiap negara dapat melengkapi satu sama lain tentang kekurangan dan kelebihan yang dimiliki ataupun tidak dimiliki.

Terjalinnya suatu hubungan internasional dimaksudkan menjadi suatu tujuan untuk membentuk sebuah hubungan kerja sama, persahabatan, persengketaan, permusuhan dan peperangan. Bentuk hubungan ini dapat membangun suatu hubungan dan pergaulan masyarakat yang baik antara kedua belah pihak negara yang berbeda.

Tahukah Anda bahwa hubungan internasional ini memiliki suatu artian penting. Hubungan internasional ini dianggap sebagai rangka penting dalam menumbuhkan karakter antarbangsa. Dengan adanya suatu hubungan internasional antar beda negara maka hal itu akan mempererat suatu hubungan dari kedua belah pihak negara.

Jika salah satu negara ada yang berpendapat lain dan tidak ingin bergabung dengan hubungan internasional antarnegara. Maka di kemudian hari, saat negara tersebut mendapatkan suatu masalah maka sudah pasti negara itu akan kesulitan mendapatkan bantuan secara cepat.

Sebagai tambahan, kami pun akan menjelaskan tentang beberapa pengertian hubungan internasional menurut pendapat para ahli dari berbagai macam negara. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Pengertian Hubungan Internasional Menurut Para Ahli

  1. J.C. Johari mendefinisikan hubungan internasional sebagai suatu ilmu yang mempelajari tentang adanya suatu interaksi yang terjalin antara negara-negara yang berdaulat. Dalam ilmu hubungan internasional ini pun memuat tentang pembahasan pelaku-pelaku non negara atau istilah lainnya non states actors. Yang mana pelaku ini memiliki peranan dalam memberikan dampak pada tugas-tugas negara.
  2. Mohtar Mas’oed mendefinisikan hubungan internasional sebagai suatu hubungan yang terbentuk dengan melibatkan antarbangsa yang berdaulat. Sehingga dalam hubungan ini, dibutuhkan suatu mekanisme yang komplek dan melibatkan negara-negara lain dalam jumlah banyak.
  3. Warsito Sunaryo berpendapat bahwa suatu hubungan internasional merupakan sebuah hubungan yang mempelajari tentang suatu hubungan interaksi antara beberapa jenis kesatuan sosial tertentu. Dalam ilmu ini keadaan relevan ikut terlibat dalam sebuah interaksi yang terbentuk.
  4. Tygve Nathlessen berpendapat bahwa suatu hubungan internasional ialah suatu ilmu yang mempelajari suatu ilmu politik. Dalam hubungan ini ada beberapa komponen yang terlibat antara lain politik internasional, administrasi internasional, hukum internasional, dan organisasi nasional.
  5. Couloumbis dan Wolfe berpendapat bahwa hubungan internasional merupakan sebuah studi sistematis tentang fenomena yang dapat diamati sesuai dengan variable-variabel dasar. Studi ini digunakan sebagai cara untuk mengungkapkan karakteristik dan tipe hubungan antara unit sosial.
  6. Tulus Warsito mendefinisikan hubungan internasional sebagai suatu studi yang mempelajari tentang suatu terjadinya interaksi politik luar negeri dan lainnya.
  7. Drs. R Soeprapto pun berpendapat bahwa hubungan internasional ialah sebuah hubungan spesialisasi yang mempelajari tentang segi-segi internasional kehidupan sosial dari seorang manusia.
  8. Kenneth Watts. Thompson memiliki definisi sebagai suatu studi yang membahas tentang rivalitas antarbangsa beserta kondisinya. Selain itu, studi ini pun membahas tentang institusi yang dapat memperbaiki atau bahkan menambah buruk rivalitas antarbangsa.
  9. Jeremy Bentham mengartikan hubungan internasional sebagai ilmu yang memuat tentang pembelajaran akan sebuah kesatuan disiplin, ruang lingkup, dan konsep-konsep dasarnya.
  10. John Lierz berpendapat bahwa hubungan internasional adalah sebuah pemikiran akan satu masukan dari pertimbangan implikasi kehidupan dalam berpolitik.
  11. Steve Chan berpendapat bahwa hubungan internasional merupakan sebuah antara bangsa dan negara dalam sebuah tindakan atau kondisi yang menyangkut suatu hubungan politik.
  12. Suwardi Wiraatmaja menjelaskan bahwa hubungan internasional ialah sebuah hubungan yang menyangkut kebutuhan semua bangsa dan negara yang satu dengan yang lain di dunia ini. Hubungan tersebut berbentuk suatu kekuatan, tekanan, dan proses dalam menata hidup berbangsa dan bernegara bagaimana mereka bertindak dan berpikir.
  13. Ishaq Rahman berpendapat bahwa hubungan internasional merupakan sebuah ilmu yang ditunjukkan pada suatu hubungan antar bangsa yang satu dengan yang lain.
  14. G. Kausolas mengemukakan pendapat bahwa hubungan internasional merupakan suatu cabang hubungan sosial dan budaya yang saling mempengaruhi antara kebutuhan politik, perkembangan, dan interaksi.
  15. Umar Surya Bakri berpendapat bahwa hubungan internasional merupakan suatu hubungan yang memberikan integrasi dalam bentuk berbagai macam ilmu yang mengacu pada ilmu sosial.
  16. Norman Angell pun berpendapat bahwa hubungan internasional merupakan sebuah hubungan yang lebih mengacu pada pembahasan bidang dan struktur politik internasional tentang suatu keseimbangan antara kekuasaan negara dalam lingkup hidup internasional.

Demikianlah pengertian dari suatu hubungan internasional menurut para ahli yang perlu Anda ketahui.

Dari pengertian dari para ahli di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa hubungan internasional merupakan suatu hubungan interaksi antara beberapa negara untuk menjalin hubungan yang baik dalam bidang sosial dan politik.

Berikutnya mari kita simak tentang manfaat apa saja yang mendasari sebuah ilmu hubungan internasional.

 

Manfaat Hubungan Internasional

Berikut ini ada beberapa manfaat dari terjalinnya suatu hubungan internasional dari berbagai macam bidang:

  1. Bidang ideologi yaitu terjalinnya suatu hubungan yang baik dan saling menghormati antarnegara. Dengan adanya suatu hubungan international maka negara satu dengan lain akan saling menjaga keutuhan dan mempertahankan ideologi suatu bangsa dan negara satu dengan yang lain.
  2. Bidang ekonomi bermanfaat untuk meningkatkan sistem perekonomian nasional suatu bangsa dan negara, contohnya: dapat lebih mudah dalam melakukan ekspor dan impor.
  3. Bidang sosial dan budaya yaitu bermanfaat untuk meningkatkan hubungan sosial dan berbudaya antara bangsa dan negara yang satu dengan yang lain. Hubungan ini dilakukan atas dasar untuk memberikan tindakan preventif dan untuk menciptakan suatu pembangunan sosial yang positif. Contohnya: Antara bangsa dan negara satu dengan yang lain dapat menjalin kerja sama atas sebuah pengaruh budaya.
  4. Bidang hankam yaitu bermanfaat untuk menunjang dan meningkatkan sistem keamanan bangsa dan negara dalam rangka meningkatkan kualitas penjagaan pada integrasi nasional. Contohnya: antara bangsa dan negara yang satu dengan yang lain dapat mengadakan pelatihan perang bersama.
  5. Bidang politik yaitu bermanfaat untuk menjaga hubungan kepolitikan secara nasional antara bangsa dan negara yang satu dengan yang lain. Contohnya: terjalinnya suatu hubungan yang saling menghormati kepribadian antarbangsa.

Jadi itulah manfaat dari hubungan internasional antarnegara. Selanjutnya mari kita pahami tentang asas-asas dari hubungan internasional.

 

Asas Hubungan Internasional

Ada 4 asas hukum yang menjadi dasar suatu hubungan internasional, antara lain:

  1. Asas Teritorial merupakan suatu asas yang menjelaskan bahwa suatu negara memiliki hak atau kewenangan untuk memberikan suatu hukuman kepada setiap pelanggar hukum.
  2. Asas Kebangsaan ialah Asas ini memiliki kekuatan ekstrateritorial yang mana merupakan suatu aturan yang berlaku pada semua warganya yang berada di negara asing.
  3. Asas Kepentingan Umum merupakan asas yang menyatakan bahwa suatu negara memiliki hak melindungi dan mengatur semua kepentingan dan kebutuhan warganya.
  4. Asas Persamaan Derajat ialah suatu asas yang menerangkan tentang suatu wewenang yang dimiliki oleh semua negara yang masuk dalam anggota hubungan internasional.

Jadi itulah pengertian asas-asas hukum dari sebuah hubungan internasional yang berlaku untuk semua negara yang ikut dalam suatu hubungan internasional.

 

Sarana Hubungan Internasional

Berikut ini ada beberapa saran hubungan internasional, sebagai berikut:

  1. Sarana Diplomasi ialah semua kegiatan politik luar dengan suatu negara yang berhubungan satu sama lain. Kegiatan diplomasi mencakup beberapa kegiatan seperti:
  • Menentukan tujuan penggunaan sumber daya yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Menyesuaikan kepentingan negara sendiri dan negara lain demi kepentingan nasional yang sesuai dengan sumber daya dan tenaga pada setiap nega
  • Menentukan tujuan nasional, baik yang sejalan atau bertentangan dengan negara lain.
  • Menggunakan sarana dan kesempatan secara baik dan benar.
  1. Sarana Propaganda ialah sebuah usaha secara sistematis yang digunakan sebagai sarana untuk mengetahui adanya suatu tindakan, pikiran dan emosi suatu kelompok demi kepentingan umum.
  • Sarana ini lebih ditunjukkan kepada kepentingan rakyat dari negara lain, dibandingkan dengan pemerintahannya.
  • Sarana ini pula merupakan sarana hubungan internasional yang diciptakan untuk keuntungan sendiri dan untuk memperjuangkan kepentingan negara yang membuat sarana propaganda.
  1. Sarana Ekonomi ialah suatu sarana yang digunakan secara luas dalam suatu hubungan internasional, baik masa damai atau perang.
  • Sarana ekonomi lebih mementingkan kepada masa damai perdagangan dan bantuan internasional.
  • Sarana ini pun digunakan untuk memperoleh suatu barang ekonomi yang memang tidak dapat diproduksi di negaranya sendiri.
  1. Sarana kekuatan militer dan perang ialah sarana yang digunakan untuk mendukung sarana diplomasi dari suatu hubungan internasional. Tanpa adanya suatu sarana kekuatan militer dan perang, maka suatu negara tidak akan memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi tekanan masalah negara.
  • Sarana ini lebih digunakan untuk menghindari suatu ancaman dan tekanan dalam kepentingan nasional yang dilakukan oleh negara lawan.

 

Contoh Hubungan International

Adapun contoh dari hubungan internasional, sebagai berikut ini!

Berikut ialah 4 contoh hubungan internasional berdasarkan dengan bentuknya, antara lain:

  1. Kerja sama Bilateral merupakan kerja sama yang terjalin antara dua negara, contohnya Indonesia dan Malaysia. Kerja sama ini bertujuan untuk melakukan kerja sama dan membangun sebuah mitra kerja. Dengan adanya suatu perjanjian khusus, maka hubungan ini dapat terbentuk.
  2. Kerja sama Regional merupakan suatu kerja sama antarnegara yang sewilayah dan satu kawasan. Tujuan terbentuknya kerja sama ini ialah menciptakan suatu kawasan perdagangan di beberapa wilayah negara tertentu. Contoh kerja sama regional yang terbentuk antarnegara antara lain ASEAN dan APEC.
  3. Kerja sama Multilateral merupakan kerja sama yang dilakukan oleh beberapa negara, yang mana contohnya ialah perserikatan bangsa-bangsa.
  4. Kerja sama internasional merupakan kerja sama antarnegara dari seluruh dunia dalam berbagai bidang seperti bidang ekonomi, sosial kebudayaan, dan pertahanan.
  • Contoh kerja sama internasional dalam bidang ekonomi contohnya FAO, IBRD, IMF, dan UNCTAD.
  • Contoh kerja sama internasional dalam bidang sosial, antara lain: IRO, ILO, WHO, UNICEF.
  • Contoh kerja sama internasional dalam bidang kebudayaan ialah IPTEK.
  • Contoh kerja sama internasional dalam bidang pertahanan, misalnya ANZUS, NATO, CENTO, dan SEATO.

Jadi itulah pengertian secara luas mengenai hubungan internasional yang terjalin antarnegara. Sebagai warga negara yang baik maka sudah sepatutnya Anda mengetahui pemahaman sosial mengenai hubungan internasional antarnegara di atas.

Sumber:

loading...

Leave a Reply