IPS

Pengertian Budaya Politik di Indonesia – Tipe & Contoh

Budaya politik merupakan suatu landasan sistem dalam suatu politik yang memberikan suatu arahan dan peran politik yang dilakukan oleh struktur politik.

Budaya politik ini merupakan suatu kata yang berasal dari bahasa Sansekerta dan bahasa Yunani. Yang mana kata “budaya” ialah bahasa yang berasal dari bahasa Sanskerta “budhayah” yang berarti akal. Sedangkan politik merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani yaitu polis dan teta yang berarti kota atau negara. Jadi, budaya politik dapat diartikan sebagai suatu landasan akal dari suatu negara.

Secara garis besar, budaya politik dapat didefinisikan sebagai suatu pola perilaku atas suatu kebiasaan suatu masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Budaya politik ini tidak hanya berlaku untuk perilaku masyarakat berbangsa dan bernegara saja. Namun, budaya politik ini pun menyangkut berbagai pola perilaku masyarakat pada penyelenggaraan administrasi negara, adat istiadat, hukum, politik pemerintah, dan norma kebiasaan dari masyarakat.

Dalam suatu negara pasti mempunyai budaya politik yang berbeda-beda. Terjadinya suatu perbedaan pada budaya tersebut disebabkan oleh banyak hal, antara lain kondisi, situasi, dan pendidikan masyarakat dalam suatu negara.

Latar belakang dari terjadinya suatu budaya politik berasal dari lingkungan sekitar masyarakat. Hal itu karena masyarakatlah yang memiliki hak atau wewenang dalam membuat suatu kebijakan dan mengambil keputusan.

Perlu Anda ketahui bahwa suatu budaya politik yang ada dalam suatu negara akan mengalami sebuah perkembangan dan perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan tersebut disesuaikan dengan pemikiran masyarakat terhadap perkembangan dan perubahan yang terjadi pada masa itu.

Terbentuknya suatu pengertian dasar dan inti dari sebuah “budaya politik” ini muncul dari berbagai macam pendapat para ahli dari beberapa negara. Simak ulasannya berikut ini!

Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli

  1. Kay Lawson berpendapat bahwa budaya politik merupakan adanya suatu perangkat yang memuat segala nilai politik yang terdapat pada suatu negara dan di seluruh bangsanya.
  2. Gabriel Almond dan Sidney Verba (1966) mendefinisikan budaya politik sebagai suatu sikap orientasi suatu bangsa negara pada suatu sistem politik negara dan berbagai macam bagiannya. Dalam sebuah budaya politik, sikap dan peranan dari warga negara sangat mempengaruhi sistem budaya politik tersebut.
  3. Samuel Beer berpendapat bahwa budaya politik merupakan suatu nilai-nilai politik dan sikap-sikap emosi tentang sebuah pemerintahan dalam suatu negara. Dalam pendapatnya, ia menyatakan bahwa dalam sebuah budaya politik dijelaskan tentang apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan oleh pemerintah.
  4. Austin Ranney (1996) mendefinisikan budaya politik sebagai suatu perangkat suatu gambaran akan suatu politik dan sistem pemerintahan yang dihandel secara bersamaan dalam sebuah orientasi pada objek-objek politik.
  5. Alan R. Ball (1963) berpendapat bahwa budaya politik adalah suatu susunan pemikiran yang mencakup tentang sikap, emosi, kepercayaan, dan nilai-nilai masyarakat yang berkaitan dengan sistem dan isu-isu politik.
  6. Lary Diamond (2003) menjelaskan bahwa budaya politik merupakan sebuah sikap, nilai-nilai, gagasan pokok, sentimen, keyakinan, dan evaluasi yang dimiliki oleh masyarakat dalam sistem politik pada masing-masing negara. Peran masyarakat atau peran individual sangat berpengaruh dan sistem politik tersebut.
  7. Mochtar Masoed dan Colin Mac Andrews (2000) mengemukakan pendapat tentang budaya politik sebagai suatu sikap dan orientasi yang dimiliki oleh setiap warga negara dalam sebuah pemerintahan negara dan segala sistem politiknya.

 

Jadi itulah beberapa pendapat dari sebuah pengertian budaya politik menurut pendapat para ahli di atas. Dari semua pendapat para ahli tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa budaya politik merupakan sebuah sikap, ide-ide, dan nilai-nilai yang dimiliki oleh warga masyarakat dalam suatu negara pada sistem politik pemerintahan beserta dengan isu-isu politiknya.

Seperti yang telah kita tahu bahwa setiap negara pasti memiliki budaya politik yang berbeda-beda dan tidak terkecuali negara Indonesia. Selanjutnya, mari bahas mengenai budaya politik yang berkembang di Indonesia.

 

Budaya Politik Yang Berkembang di Indonesia

Dalam perkembangannya, budaya politik di Indonesia terbagi menjadi 3 yaitu:

  1. Budaya politik tradisional atau keetnisan.
  2. Budaya politik islam yang mana merupakan suatu pendekatan terhadap agama islam.
  3. Budaya politik modern yang mana merupakan suatu pendekatan untuk memajukan suatu keamanan yang stabil.

Berikut ini ialah penjelasan tentang alur perkembangan budaya politik di Indonesia, sebagai berikut:

Seperti yang kita tahu bahwa perkembangan suatu budaya demokrasi dari negara Indonesia selalu mengalami pasang surut dari waktu ke waktu.

Terjadinya suatu perubahan dalam budaya demokrasi satu negara terutama Indonesia ini, tentu saja sangat mempengaruhi kestabilitasan sistem politik di Indonesia. Oleh sebab itu, perlu adanya suatu kajian tentang keberhasilan atau kegagalan dari suatu rezim dalam sebuah negara. Kajian tersebut yang mana merupakan kajian yang berkaitan erat dengan perkembangan politik di Indonesia dalam mengatur ketatanegaraan suatu kehidupan di negara Indonesia.

Di Indonesia sendiri ada dua kerangka kerja yang khusus digunakan untuk mengamati kinerja atas berjalannya suatu sistem politik suatu negara.

Untuk menentukan berjalan atau tidaknya suatu sistem politik dari suatu negara, maka para pengamat politik akan memperhitungkannya dengan membedakan setiap sistem politiknya. Objek dalam sistem yang akan dibedakan dalam hal ini ialah organisme atau individu dari suatu negara.

Di dalam sebuah sistem budaya politik di Indonesia, ada dua macam perangkat kerja yang digunakan yaitu kerangka pendekatan struktural-fungsional dan pendekatan budaya politik. Dari kerangka kerja inilah para pengamat politik dapat mengetahui tentang kinerja dan perilaku aktor-aktor politik negara di Indonesia.

Jadi, demikianlah budaya politik yang berkembang di Indonesia. Selanjutnya mari kita simak tentang beberapa tipe dari budaya politik.

 

Tipe-Tipe Budaya Politik

  1. Budaya politik parokial

Merupakan suatu budaya politik yang memiliki tingkatan partisipasi politik yang paling rendah. Tipe budaya ini pada umumnya berlaku untuk masyarakat dari negara Afrika dan masyarakat pedalaman di Indonesia.

Uniknya dari tipe budaya politik ini ialah tidak adanya suatu peran politik yang bersifat khusus. Yang mengatur segala budaya politik dari lingkungan tersebut pada umumnya dikendalikan oleh kepala suku atau kepala kampung tersebut.

  1. Budaya politik kaula (subjek)

Merupakan sebuah budaya politik yang mana telah memiliki sistem ekonomi dan sosial yang relatif baik.

Meskipun dalam sistem ekonomi yang bersifat pasif dan kebijakan pemerintahannya tidak terlalu diperhatikan, namun secara umum budaya politik ini sudah memuat pengetahuan yang memadai.

  1. Budaya politik partisipan

Merupakan sebuah politik yang didasari dengan suatu peranan politik yang sangat tinggi. Peran masyarakat yang aktif dalam kegiatan politik memberikan pengaruh pada masyarakat akan pemahaman politik yang lebih baik.

 

Contoh Budaya Politik di Indonesia

Berikut ini beberapa contoh budaya politik di Indonesia yang sering kali dilakukan oleh masyarakat, antara lain:

  1. Contoh budaya politik parokial dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia
  • Tidak mengikuti pemilu (golput)
  • Tidak peduli dengan kepentingan bangsa dan negara
  • Tidak peduli dengan aksi politik
  1. Contoh budaya politik kaula dalam kehidupan sehari-hari
  • Tidak berpartisipasi secara langsung dalam politik
  • Tidak berani menyampaikan pendapat tentang politik

 

Itulah penjelasan dan pemahaman secara detail mengenai budaya politik secara global dan di Indonesia.

Sebuah politik di setiap negara memiliki sistem yang berbeda, ada yang pasif dan ada pula yang aktif. Jadi, perkembangan suatu sistem budaya politik dari suatu negara dipengaruhi oleh sistem pemerintah dan pola pikir masyarakatnya.

Sumber:

loading...

Leave a Reply